DPD RI Lampung 2024

DPD RI Lampung 2024

Dikutip dari : www.wartalampung.id

DPD RI Lampung 2024, KPU Lampung

Davit Kurniawan

Davit Kurniawan menyerahkan KTP dukungan untuk pencalonan dirinya menjadi anggota DPD RI pada pemilu 2024 ke Kantor KPU Lampung, Kamis, 22/12/2022.

Davit Kurniawan menjelaskan, ia menyerahkan syarat minimal dukungan pemilu sebanyak 6.992 yang tersebar di 130 desa 58 kecamatan dan 15 kabupaten/kota. Davit menjelaskan, berkas dinyatakan terpenuhi oleh KPU dan ia siap melalui tahapan berikutnya.

“Saya siap untuk ke tahap berikutnya, baik verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual, dan berkasnya sudah saya serahkan dan diterima,” ujarnya. Davit berharap, pemilu 14 Februari 2024 bisa berjalan dengan demokratis, jujur, adil, langsung, bebas, dan rahasia.

“Dukungan yang saya terima itu datang dari masyarakat,” kata dia. Davit juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Lampung yang sudah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia berharap untuk seluruh proses dan tahapan-tahapan pemilu bisa dikawal bersama tanpa halangan. Ia berharap juga masyarakat mampu memilih pemimpin yang mampu berkontribusi untuk Lampung ke depan.

“Saya ingin terlibat dan berkontribusi di Lampung karena begitu banyak potensi yang ada di sini,” tutupnya. [Jeki Purnama, Reporter Magang Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Raden Intan Lampung]

Forum Komunikasi Desa Digital Lampung

Forum Komunikasi Desa Digital Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili oleh Sekdaprov Lampung, Fahrizal Darminto, mengukuhkan Pengurus Forum Komunikasi Desa Digital Lampung, di Hotel Novotel, Selasa (13/12/22).
Gubernur Lampung dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekdaprov Lampung mengungkapkan bahwa tujuan akhir dari Pembangunan dan Pemberdayaan Desa adalah menjadikan desa-desa di Provinsi Lampung sebagai desa-desa yang BERJAYA (MAJU-MANDIRI-SEJAHTERA), yakni dengan kondisi Tata Pemerintahan, Kelembagaan Sosial Budaya, serta Perekonomian yang baik dan saling terhubung kuat satu sama lain, dengan dukungan teknologi yang memadai, atau umum disebut sebagai Smart Village.
Program Smart Village adalah program yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Lampung melalui gerakan kesadaran sosial Masyarakat di Desa yang peduli pada perubahan digital. Sehingga desa dapat menyelesaikan berbagai permasalahannya dengan cerdas dan mengembangkan potensi yang dimiliki menjadi nilai tambah peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan Teknologi Informasi.
“Program Ini bukan hanya milik Pemerintah Provinsi Lampung namun menjadi program kita bersama termasuk pemerintah Kabupaten/ Kota se-Provinsi Lampung,” kata Gubernur. (sumber PPID Prov Lampung)
Gubernur kemudian mengungkapkan, strategi utama dalam pengembangan Program Smart Village di Provinsi Lampung ini yaitu Pemberdayaan dan Kolaborasi melalui upaya membangun kesadaran aparatur dan masyarakat desa untuk mengembangkan segenap potensi wilayah dan sumber daya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa.
Usai pengukuhan dilanjutkan sesi DesaTalk yang menghadirkan 4 Desa Terbaik dalam Implementasi Program Smart Village, yaitu :
  • Made Rimbawe, SE Kepala Desa Swastika Buana, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah
  • Hendarwansyah, SH Kepalo Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat
  • Rio Remota, S. Ip Kepala Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran
  • Buchori, S. Ip Kepala Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedung Surian, Kabupaten Lampung Barat

Dalam TalkShow masing-masing Kepala Desa menyampaikan berbagai capaian prestasi dan kemajuan yang telah diraih selama mengimplementasikan Program Smart Village di Desanya. TalkShow ditutup orasi Desa oleh Pegiat Desa Digital Davit Kurniawan